Gumpalan Putih Raksasa Mengapung di Lautan Hawaii, Apakah Itu?


Gumpalan Putih Raksasa Mengapung di Lautan Hawaii, Apakah Itu?

Sejak 10 Februari 2018, para pengunjung yang datang ke Kepulauan Hawaii untuk menonton paus-paus berenang disodori pemandangan unik. Sebuah gumpalan putih raksasa yang berlendir tampak mengapung-ngapung di lautan Hawaii.


Gumpalan tersebut, menurut dugaan Pacific Whale Foundation, adalah bekas plasenta dari paus bungkuk.

Bila dugaan ini benar, maka asumsi para peneliti selama ini bahwa paus bungkuk melahirkan di perairan Hawaii akan terbukti. Pasalnya, para peneliti belum pernah sekalipun berhasil mendokumentasikan kelahiran paus bungkuk di wilayah tersebut.

“Plasenta paus bungkuk mungkin akan menjadi bukti terbaik berikutnya dari adanya proses melahirkan. Para peneliti berpendapat bahwa plasenta dengan mudah terlepas setelah anak paus lahir, dan mengapung-ngapung,” tulis  Pacific Whale Foundation dalam siaran pers yang dikutip Live Science, Selasa (20/2/2018).

Dugaan Pacific Whale Foundation juga disetujui oleh Rosie Williams, seorang peneliti dan mahasiswa doktoral di National Environment Research Council Doctoral Training Partnership di London.

Dia berkata bahwa kemungkinan bahwa gumpalan putih itu adalah plasenta paus sangat bisa dipercaya bila dilihat berdasarkan pola migrasi paus bungkuk.

Pendapat ini juga semakin diperkuat dengan temuan serupa di Hawaii pada 1994. Hasil analisis hormon yang dipublikasikan dalam jurnal Marine Mammal Science pada 1997 mengonfirmasikan bahwa gumpalan putih berukuran 1,2 hingga 1,5 meter tesebut adalah plasenta paus bungkuk yang masih lengkap dengan tali pusarnya.

Williams berkata bahwa meskipun gumpalan putih kali ini bukan plasenta paus pertama yang ditemukan di perairan Hawaii, ia memiliki potensi besar untuk mengungkap lebih banyak informasi mengenai reproduksi paus bungkuk bila diambil sampelnya.[www.tribunislam.com]



Sumber : kompas.com